Performance management system termasuk dalam strategi pengembangan SDM yang perlu diterapkan di dalam perusahaan. Perusahaan yang mampu menerapkan performance management system akan mendapatkan banyak manfaat, seperti terdorongnya produktivitas perusahaan.
Maka dari itu, sebagai seorang pebisnis kamu harus mengetahui tentang apa itu performance management system. Buat kamu yang masih belum tahu tentang hal tersebut, simak artikel ini sampai tuntas.
Baca Juga: Apa itu Workforce Management dan Manfaatnya bagi Perusahaan
Sistem manajemen performa atau performance management system adalah sebuah sistem yang diterapkan di dalam perusahaan untuk mengetahui tingkat kinerja dari para karyawannya. Selain untuk mengetahui tingkat kinerja karyawan, sistem tersebut juga bisa digunakan untuk mengevaluasi dan memberikan pengendalian guna meningkatkan kinerja karyawan.
Dengan data-data yang telah dikumpulkan oleh sistem manajemen performa, perusahaan juga dapat menyelesaikan berbagai macam masalah yang sedang dihadapi. Jadi, keberadaan sistem manajemen performa pada suatu perusahaan dapat memberikan banyak manfaat.
Dalam penerapannya, ada empat tahapan yang perlu dilakukan apabila ingin menerapkan performance management system. Empat tahapan dalam performance management system sering disebut dengan istilah performance management cycle. Buat kamu yang masih belum tahu tahapannya, simak penjelasan berikut:
Tahapan pertama pada performance management system adalah perencanaan. Pada tahap ini, perusahaan akan mulai membuat target yang ingin dicapai untuk kedepannya. Perlu dicatat, dalam membuat suatu target tidak boleh sembarangan.
Anda bisa mengikuti metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time Oriented). Dengan menggunakan metode tersebut, target dari perusahaan kamu jadi lebih jelas dan spesifik, dapat terukur, dapat tercapai, realistis, serta memiliki tenggat waktu.
Tahap selanjutnya pada performance management system adalah proses pemantauan. Pemantauan dilakukan terhadap penerapan rencana yang sudah dibuat sebelumnya. Agar hasil yang didapat akurat, pemantauan harus dilakukan secara konsisten.
Pada umumnya, perusahaan akan membuat KPI karyawan untuk mempermudah proses pemantauan ini. Dengan menggunakan KPI, kamu bisa lebih mudah untuk memantau kinerja karyawan dalam mencapai target yang sebelumnya sudah ditetapkan.
Baca Juga: Bagaimana Proses Rekrutmen yang Efektif?
Kamu perlu menggunakan data dari proses pemantauan untuk melakukan tahapan performance management system yang satu ini. Pada proses penilaian, kamu akan mulai mengolah data hasil dari proses pemantauan.
Prosesnya meliputi evaluasi dan melakukan pengendalian. Pengendalian dilakukan sebagai solusi untuk meningkatkan lagi kinerja dari karyawan atau sebagai penyelesaian masalah yang mengganggu kinerja karyawan. Misal, dari hasil pemantauan kamu mendapatkan hasil di mana ada beberapa karyawan yang tidak mampu memenuhi target.
Dari hasil tersebut, maka kamu harus segera melakukan tindak lanjut dan memberikan solusi agar karyawan tersebut dapat meningkatkan kinerjanya sehingga mampu memenuhi target untuk periode-periode selanjutnya.
Tahapan sistem manajemen performa yang terakhir adalah pemberian penghargaan. Pada tahap ini, perusahaan akan memberikan apresiasi kepada para karyawan yang telah mencapai target.
Kamu pasti pernah mendengar istilah employee of the month atau istilah serupa lainnya kan? Nah, itulah contoh dari tahapan ini. Pada umumnya, di setiap periode sebuah perusahaan biasanya akan mengumumkan siapa pegawai terbaik pada periode tersebut. Proses apresiasi tersebut tentunya akan menambah motivasi para pegawai lainnya untuk terus meningkatkan kinerja.
Setelah mengetahui tahapan-tahapan dari sistem manajemen performa, kini kamu sudah semakin siap untuk menerapkan sistem tersebut. Simak beberapa contoh sistem manajemen performa berikut untuk menambah pemahaman kamu.
Contoh yang satu ini sangat mudah untuk diterapkan karena tidak memerlukan persiapan yang rumit. Kamu hanya perlu bertanya langsung kepada para karyawan, kira-kira hal apa saja yang perlu dilakukan perusahaan agar kinerja mereka bisa meningkat. Dari sini, kamu juga bisa menemukan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan atau permasalahan lainnya.
Dengan meminta saran dari para karyawan, solusi yang dibuat perusahaan juga bisa semakin efektif. Selain meminta saran, kamu juga perlu memberikan apresiasi kepada para karyawan yang memiliki performa baik selama bekerja.
Dengan menerapkan general appreciation, komunikasi antara atasan dan bawahan bisa semakin lancar. Pada penerapan general appreciation, kedua belah pihak akan saling memberikan apresiasi terhadap pekerjaan yang sudah dilakukan. Tak hanya itu, mereka juga akan berdiskusi bersama untuk menyelesaikan masalah sehingga bisa mencapai target perusahaan lebih mudah.
Hal terbaik yang bisa dilakukan untuk mengetahui kinerja karyawan adalah bertanya kepada orang-orang yang pernah bekerja bersama karyawan tersebut. Dengan begitu, kamu akan mendapat berbagai macam data yang tentunya bisa saja berbeda-beda. Dengan begitu, performance management system yang kamu buat bisa memiliki data yang jauh lebih akurat.
Itulah beberapa informasi mengenai performance management system yang perlu kamu ketahui. Selain menerapkan sistem manajemen tersebut, kamu juga perlu untuk mencari kandidat terbaik agar produktivitas perusahaanmu bisa naik.
Untuk mencari kandidat terbaik, kamu bisa mengandalkan RecruitFirst. Bersama dengan RecruitFirst, kamu bisa mencari kandidat terbaik untuk bekerja di perusahaanmu dengan mudah. Selain itu, RecruitFirst juga bisa membantumu untuk melakukan tahap perekrutan, mulai dari mulai dari wawancara hingga negosiasi kontrak.
Jadi tunggu apalagi? Carilah kandidat terbaik untuk perusahaanmu bersama dengan RecruitFirst.
Baca juga: Tidak Hanya Meningkatkan Produktivitas, Temukan 8 Manfaat Pengembangan SDM bagi Bisnis Kamu