Logo Recruit First White

Flexi Time: Arti, Jenis, dan Keuntungannya di Dunia Kerja

RecruitFirst
Learning from Recruiter
Publish Date: 02 Jun 2024
Last Edited: 26 Jul 2024
Flexi Time: Arti, Jenis, dan Keuntungannya di Dunia Kerja

Setiap perusahaan mempunyai aturan jam kerja tersendiri untuk karyawannya, mulai dari jam datang hingga pulang. Biasanya, jam kerja tersebut dimulai dari pukul 08.00-16.00. Meskipun begitu, saat ini mulai banyak orang yang ingin bekerja menggunakan sistem flexi time atau fleksibilitas jam kerja. 

Sebenarnya, apa itu flexi time? Apa saja kelebihannya? Yuk, simak ulasan lengkapnya melalui artikel berikut ini. 

Apa itu Flexi Time?

Flexi time artinya sistem yang menawarkan pengaturan jam kerja lebih fleksibel bagi karyawan. Berbeda dengan jam kerja tradisional yang kaku, flexi time memberikan kebebasan kepada karyawan untuk mengatur jam masuk dan pulang mereka sendiri. Dengan begitu, karyawan bisa menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional mereka lebih baik lagi.

Meskipun menawarkan fleksibilitas jam kerja, sistem ini tetap memenuhi jumlah jam kerja yang disepakati oleh perusahaan di mana biasanya 40 jam per minggu. Dalam hal ini, karyawan bebas mengatur jam kerjanya, asalkan dalam seminggu mereka memenuhi target yang ditentukan.

Menariknya lagi, sistem kerja ini tidak selalu mengharuskan karyawan bekerja di kantor. Perusahaan biasanya menerapkan sistem kerja ini dengan cara memberikan keleluasaan bagi karyawan untuk bekerja dari rumah atau lokasi lain yang mereka anggap nyaman. Dengan begitu, kenyamanan dan fleksibilitas karyawan semakin meningkat. 

Jenis Flexi Time

Flexi time dibagi dalam beberapa jenis, yaitu flexible working hours, variable working hours, dan fixed working hours. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis tersebut:

1. Flexible Working Hours

Sistem kerja ini menawarkan fleksibilitas bagi karyawan dalam mengatur jam kerja mereka. Dalam hal ini, karyawan tidak terikat pada jam kerja harian yang kaku, namun diharuskan untuk memenuhi target 40 jam kerja per minggu. Kebebasan dalam mengatur jam kerja ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja karyawan.

2. Variable Working Hours

Model kerja ini memberikan kebebasan bagi karyawan untuk memilih jam kerja dengan ketentuan jam wajib yang harus dipenuhi. Hal ini berarti, ada jumlah jam kerja tertentu yang harus diselesaikan di kantor. 

Sebagai contoh, karyawan diharuskan untuk hadir di kantor setiap hari dari jam 09.00 hingga 13.00. Kemudian, sisa jam yang diperlukan untuk memenuhi ketentuan total jam kerja dapat dikerjakan di luar kantor.

Perlu diketahui, sistem ini memberikan fleksibilitas bagi karyawan untuk mengatur waktu mereka dengan lebih baik, namun tetap memastikan bahwa pekerjaan mereka diselesaikan secara efektif.

Baca juga: Memahami Konsep Produktivitas dan Bagaimana Perusahaan Bisa Mengukur dan Meningkatkannya

3. Fixed Working Hours

Fixed working hours merupakan sistem kerja di mana jumlah jam kerja per minggu telah ditentukan untuk semua karyawan. Hal ini berarti bahwa karyawan memiliki keleluasaan untuk memilih waktu kerja mereka selama memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan.

Sebagai contoh, misalkan perusahaan menetapkan jumlah jam kerja per minggu sebesar 40 jam. Kemudian, perusahaan memberikan kebebasan kepada karyawan untuk memilih jam kerja mereka, dengan ketentuan bahwa 25% karyawan bekerja pada jam 07.00-15.00, 25% karyawan bekerja pada jam 08.00-16.00, 25% karyawan bekerja pada jam 09.00-17.00, dan 25% karyawan bekerja pada jam 10.00-18.00.

Keuntungan Flexi Time untuk Karyawan 

Keuntungan menerapkan fleksibilitas jam kerja cukup banyak, di antaranya adalah menjaga pola hidup seimbang untuk karyawan, risiko turnover menurun, dan lainnya. Berikut penjelasan mengenai keuntungan flexi time:

1. Pola Hidup Menjadi Seimbang

Menerapkan jam kerja fleksibel menawarkan banyak keuntungan bagi karyawan dan keluarga, seperti meningkatkan kebahagiaan, keseimbangan kehidupan kerja, dan kemudahan dalam mengurus anak-anak. Hal ini menjadikan sistem ini sebagai pilihan yang menarik bagi banyak karyawan, terutama untuk mereka yang memiliki tanggung jawab keluarga.

2. Karyawan Lebih Produktif

Berdasarkan banyak penelitian, jam kerja fleksibel terbukti mampu meningkatkan produktivitas karyawan hingga 60% dibandingkan dengan sistem jam kerja kantor tradisional. Hal ini dikarenakan karyawan memiliki keleluasaan dalam mengatur waktu kerjanya sehingga mereka dapat bekerja pada waktu yang paling produktif baginya.

Dengan demikian, risiko human error dan lembur hari libur karyawan  yang dapat menurunkan kualitas kerja dapat diminimalkan. Pada akhirnya, penerapan jam kerja fleksibel dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kembali kinerja dan produktivitas karyawan.

Baca juga: Mengenal Tren Hybrid Working dan Bagaimana Perusahaan dapat Mengimplementasikannya

3. Risiko Turnover Karyawan Menurun

Penerapan flexi time menawarkan berbagai keuntungan bagi karyawan, baik secara materiil maupun non-materiil sehingga meningkatkan loyalitas mereka terhadap perusahaan. Dengan demikian, tingkat retensi akan meningkat dan tingkat turnover karyawan menurun. Hal ini membuat fleksibilitas jam kerja sebagai salah satu strategi yang efektif untuk mempertahankan karyawan terbaik di perusahaan Anda.

4. Meningkatkan Daya Tarik Perekrutan

Flexi time bukan hanya menguntungkan karyawan, tetapi juga dapat menjadi daya tarik besar dalam merekrut talenta baru. Hal ini dikarenakan sistem kerja ini menawarkan jam kerja fleksibel yang menjadi faktor penting bagi banyak orang dalam memilih pekerjaan.

Oleh karena itu, flexi time dapat menjadi strategi yang efektif untuk menarik dan mempertahankan karyawan terbaik. Dengan menawarkan jam kerja yang fleksibel, perusahaan dapat meningkatkan daya tariknya bagi para pencari kerja dan membangun tim yang lebih produktif.

Tips Menerapkan Flexi Time

Jam kerja fleksibel menawarkan banyak manfaat bagi karyawan dan perusahaan. Meski begitu, untuk memaksimalkan manfaatnya, penting untuk menerapkan sistem kerja ini dengan benar. Berikut beberapa tips untuk menerapkan flexi time yang efektif:

  • Siapkan perjanjian kerja, termasuk jam kerja inti, jam kerja fleksibel, dan prosedur komunikasi.
  • Libatkan karyawan dalam proses penyusunan perjanjian kerja agar aspirasi mereka terakomodasi.
  • Atur pembagian jam kerja karyawan dengan mempertimbangkan kebutuhan perusahaan dan aspirasi karyawan.
  • Tetapkan jadwal meeting dan pertemuan dengan klien secara efektif.
  • Pastikan karyawan yang bekerja dari jarak jauh memiliki akses internet yang stabil.
  • Gunakan software HR berbasis cloud untuk mengelola data perusahaan, data karyawan, dan pengajuan cuti.
  • Implementasikan aplikasi penilaian kinerja pegawai untuk memantau dan mengevaluasi kinerja karyawan secara efektif.
  • Gunakan platform komunikasi yang memungkinkan komunikasi lancar antara karyawan dan tim HR.
  • Berlakukan masa percobaan flexi time terlebih dahulu.
  • Lakukan evaluasi program flexi time setiap bulan untuk mengukur efektivitasnya.
  • Gunakan data dari software HR untuk membantu proses evaluasi.

Itulah informasi mengenai Flexi Time, mulai dari pengertian, jenis, dan manfaatnya. Sebagai pengingat, salah satu kelebihan dalam menerapkan sistem kerja ini adalah meningkatnya daya tarik perekrutan karena lebih sehat secara mental daripada bekerja di jam yang telah ditentukan oleh perusahaan. 

Berkaitan dengan hal ini, jika kamu sedang melakukan perekrutan, jangan lupa untuk gunakan layanan RecruitFirst. RecruitFirst dapat membantumu dalam melakukan berbagai tahapan perekrutan, mulai dari, screening CV, wawancara, hingga on boarding

Dengan menggunakan layanan RecruitFirst, kamu sebagai HRD akan terbantu dengan proses perekrutan sehingga lebih hemat waktu dan bisa mengerjakan pekerjaan lainnya. Jadi, yuk hubungi kami sekarang juga dan temukan talenta terbaik bagi perusahaan bersama RecruitFirst! 

Baca juga:Pengertian Human Capital Development dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Debby Lim
Author
Debby Lim

As the business leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings over 13 years of industry experience to the team. With a wealth of knowledge across various industries, Debby excels at handling diverse roles and delivering exceptional results.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *