Logo Recruit First White

Ditanya “Apa Ada Pertanyaan” Saat Interview? Ini yang Harus Dilakukan

Learning from Recruiter
Publish Date: 17 Sep 2025
Last Edited: 17 Sep 2025
Ditanya “Apa Ada Pertanyaan” Saat Interview? Ini yang Harus Dilakukan

Proses interview kerja sering kali menjadi momen yang mendebarkan bagi kandidat. Setelah melewati sesi pertanyaan seputar pengalaman kerja, keahlian, hingga motivasi, biasanya HRD akan menutup dengan kalimat: “Interview selesai, ada yang mau ditanyakan?”.


Banyak orang menganggap ini hanyalah basa-basi, sehingga mereka menjawab: “Tidak ada, sudah jelas semua.” Padahal, justru di sinilah letak kesempatan emas untuk meninggalkan kesan terakhir yang positif.

Jawaban Anda pada momen ini bisa menunjukkan sejauh mana Anda serius, antusias, dan benar-benar memahami posisi yang dilamar. Pertanyaan yang tepat akan membuat HRD melihat Anda sebagai kandidat yang cerdas, kritis, dan punya visi jelas terhadap karier.

Kenapa Pertanyaan Balik Itu Penting?

Ketika HRD memberikan kesempatan untuk bertanya, mereka sebenarnya ingin melihat lebih dalam tentang pola pikir dan keseriusan Anda. Ada beberapa alasan mengapa Anda tidak boleh melewatkan momen ini:

  1. Menunjukkan Antusiasme
    Kandidat yang bertanya menandakan ia benar-benar peduli dan ingin tahu lebih dalam tentang posisi maupun perusahaan.
  2. Mengukur Kecocokan
    Pertanyaan membantu Anda menilai apakah budaya perusahaan, ekspektasi pekerjaan, dan peluang karier sesuai dengan tujuan pribadi Anda.
  3. Meninggalkan Kesan Profesional
    Alih-alih terlihat pasif, Anda akan tampil sebagai seseorang yang proaktif dan memiliki critical thinking.
  4. Membedakan Diri dari Kandidat Lain
    Banyak kandidat hanya menjawab singkat tanpa pertanyaan balik. Dengan bertanya, Anda otomatis menonjol.

Contoh Pertanyaan yang Bisa Diajukan ke HRD

Agar tidak bingung, berikut beberapa contoh pertanyaan yang bisa Anda gunakan:

  • Tentang peran dan ekspektasi
    • “Bagaimana kinerja untuk posisi ini biasanya diukur dalam enam bulan pertama?”
    • “Apa tantangan terbesar yang dihadapi tim ini saat ini?”
  • Tentang budaya kerja
    • “Bagaimana gaya kepemimpinan manajer di tim ini?”
    • “Apa nilai-nilai utama yang dipegang oleh perusahaan?”
  • Tentang pengembangan karier
    • “Apakah perusahaan menyediakan pelatihan atau program pengembangan karyawan?”
    • “Bagaimana jalur karier untuk posisi ini dalam jangka panjang?”
  • Tentang proses rekrutmen
    • “Tahapan apa selanjutnya setelah interview ini?”

Pertanyaan seperti ini akan memberikan kesan bahwa Anda serius mempertimbangkan karier, bukan hanya sekadar mencari pekerjaan.

Baca juga: Uang Lembur: Cara Menghitung Overtime Sesuai Aturan Ketenagakerjaan

Kesalahan yang Harus Dihindari

Selain tahu pertanyaan yang tepat, Anda juga perlu menghindari beberapa hal berikut:

  • Tidak bertanya sama sekali – memberi kesan Anda kurang antusias.
  • Menanyakan gaji atau benefit di awal – sebaiknya tunggu HRD yang memulai atau tanyakan di tahap akhir.
  • Pertanyaan terlalu umum – misalnya “Bagaimana perusahaan ini ke depannya?” yang terlalu luas dan tidak spesifik.

Peran Recruitment Agency dalam Membantu Kandidat

Banyak kandidat kesulitan mempersiapkan diri menghadapi pertanyaan-pertanyaan interview, termasuk bagian akhir ini. Di sinilah peran recruitment agency di Jakarta menjadi penting.

Melalui bimbingan dari perusahaan rekrutmen yang berpengalaman, Anda bisa mendapatkan insight tentang budaya perusahaan klien mereka, tipe pertanyaan interview yang sering ditanyakan, hingga tips agar bisa tampil percaya diri. Selain itu, headhunter juga membantu menempatkan Anda pada posisi yang benar-benar sesuai dengan keahlian dan tujuan karier.

RecruitFirst Indonesia: Partner Anda dalam Karier

Salah satu recruitment agency di Jakarta yang dapat membantu Anda adalah RecruitFirst Indonesia. Sebagai bagian dari jaringan regional yang kuat, RecruitFirst Indonesia memiliki pengalaman luas dalam menghubungkan kandidat terbaik dengan perusahaan-perusahaan ternama.

Dengan dukungan tim profesional, Anda akan mendapatkan arahan mulai dari penyusunan CV, persiapan interview, hingga membangun strategi agar bisa meninggalkan kesan positif di hadapan HRD. Jadi, Anda tidak hanya siap menjawab pertanyaan, tetapi juga siap memberikan pertanyaan balik yang cerdas.

Kesimpulan

Jangan pernah meremehkan kalimat: “Interview selesai, ada yang mau ditanyakan?”. Itu bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan emas untuk membuktikan bahwa Anda kandidat yang tepat. Pertanyaan yang Anda ajukan bisa menjadi faktor penentu apakah Anda akan dipertimbangkan lebih lanjut atau tidak.

Jika Anda merasa butuh panduan lebih dalam menghadapi proses rekrutmen, bekerja sama dengan headhunter atau perusahaan rekrutmen seperti RecruitFirst Indonesia bisa menjadi langkah strategis.


Hubungi RecruitFirst Indonesia sekarang juga dan persiapkan diri Anda untuk menghadapi interview dengan lebih percaya diri!

Debby Lim
Author
Debby Lim

As the business leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings over 13 years of industry experience to the team. With a wealth of knowledge across various industries, Debby excels at handling diverse roles and delivering exceptional results.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *