Logo Recruit First White

Apa Itu Headhunter dan Cara Kerjanya

You Ask, We Answer
Publish Date: 27 Agu 2023
Last Edited: 26 Jul 2024

Headhunter adalah salah satu istilah yang sudah pasti sering didengar, terutama bagi orang-orang yang sedang mencari pekerjaan. Namun, ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu headhunter dan apa yang mereka lakukan. Padahal, jenis pekerjaan yang dilakukan headhunter sangat esensial bagi sebuah perusahaan, terutama untuk perusahaan besar.

Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari apa yang dimaksud dengan headhunter secara lebih mendalam. Selain itu, kamu juga dapat mengetahui bagaimana cara kerja headhunter serta mengapa perusahaan membutuhkan headhunter. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Headhunter?

Headhunter adalah perusahaan atau individu yang menyediakan layanan perekrutan tenaga kerja secara independen. Dalam proses perekrutan, headhunter dipekerjakan oleh perusahaan untuk mencari dan menemukan individu berbakat yang memenuhi persyaratan untuk mengisi pekerjaan tertentu. Headhunter juga dapat disebut sebagai executive recruiter dan fungsi yang mereka lakukan sering disebut executive search.

Headhunter mungkin memiliki kumpulan kandidat (talent pool) untuk posisi tertentu atau mungkin bertindak agresif untuk menemukan kandidat dengan melihat karyawan dari perusahaan kompetitor. Perusahaan cenderung merekrut headhunter ketika sedang benar-benar membutuhkan orang untuk mengisi posisi tertentu, khususnya ketika skill yang dibutuhkan perusahaan dari karyawan cukup langka. Selain itu, seorang headhunter juga dipekerjakan untuk mencari kandidat yang memiliki keterampilan khusus, tingkat tinggi, atau yang memiliki bayaran gaji tinggi.

Headhunter yang bekerja atas untuk sebuah firma sering menjelajahi berbagai perusahaan kelas dunia untuk mencari talenta terbaik. Selain itu, beberapa kandidat juga dapat menghubungi headhunter secara langsung untuk memberikan resume atau curriculum vitae (CV) untuk melamar posisi yang dicari oleh headhunter tersebut.

Pada era sekarang, pekerjaan dari seorang headhunter sudah didukung oleh berbagai macam teknologi digital dan internet, termasuk media sosial dan website layanan lowongan kerja. Dengan memanfaatkan seluruh teknologi tersebut, seorang headhunter dapat dengan lebih mudah menemukan kandidat yang dibutuhkan untuk mengisi suatu posisi yang dibutuhkan.

Perbedaan Recruiter dan Headhunter

Perbedaan mendasar antara seorang headhunter dan seorang recruiter terletak pada cakupan dan pendekatan pekerjaan mereka dalam proses rekrutmen. Seorang headhunter, biasanya dikenal sebagai pencari bakat, adalah seorang profesional yang secara proaktif mencari kandidat yang sangat berkualifikasi untuk posisi yang spesifik.

Mereka sering berfokus pada peran yang sulit diisi dan berusaha untuk merekrut kandidat yang saat ini bekerja di perusahaan lain. Headhunter menjalankan pendekatan yang lebih agresif, mungkin menggunakan jaringan pribadi atau database eksklusif untuk menemukan individu yang tepat dan mungkin belum mencari pekerjaan baru.

Sementara itu, seorang recruiter adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengelola proses rekrutmen secara keseluruhan. Mereka mungkin bekerja dalam tim HR perusahaan atau di perusahaan rekrutmen.

Tugas utama recruiter adalah memasarkan posisi yang tersedia, meninjau lamaran, melakukan wawancara awal, dan mengatur seluruh proses seleksi. Mereka dapat merekrut kandidat baik yang aktif mencari pekerjaan maupun yang pasif. Recruiter bekerja untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki aliran kandidat berkualitas untuk memenuhi kebutuhan SDM perusahaan.

Singkat kata, headhunter fokus pada mencari kandidat yang sangat berkualifikasi dan sering kali proaktif dalam pendekatannya, sedangkan recruiter mengelola seluruh proses rekrutmen dan dapat menerima kandidat yang aktif mencari pekerjaan maupun pasif. Keduanya memiliki peran penting dalam membantu perusahaan menemukan dan merekrut bakat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Apa yang Dilakukan oleh Seorang Headhunter?

Fokus headhunter adalah untuk mencari kandidat kelas atas, dan karena itu, mereka sering kali harus bekerja dengan jadwal yang ketat dan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Headhunter harus memiliki mata yang sangat tajam untuk memilah-milah resume dan CV dalam hitungan detik, menentukan calon kandidat mana cocok untuk mengisi peran yang dibutuhkan, dan menemukan kandidat dengan pengalaman dan keterampilan yang cocok untuk perusahaan klien.

Untuk mendapatkan kandidat kelas atas, headhunter harus memiliki kemampuan sosial dan komunikasi yang sangat baik untuk meyakinkan kandidatnya menerima tawaran yang diberikan. Biasanya, seorang headhunter akan mencari kandidat dengan jauh lebih spesifik dan dalam kolam yang jauh lebih besar daripada perekrut internal perusahaan dan dapat memberikan hasil dengan lebih cepat. Oleh karena itu, banyak perusahaan besar yang menggunakan jasa headhunter.

Setelah menemukan kandidat yang sesuai, headhunter akan melakukan wawancara dan mengevaluasi kandidat untuk menentukan apakah mereka cocok untuk posisi yang ditawarkan. Jika kandidat tersebut dianggap cocok, maka headhunter akan mengajukan kandidat tersebut ke perusahaan dan membantu dalam proses rekrutmen, termasuk mengatur wawancara dengan perusahaan.

Headhunter juga sering bertanggung jawab untuk menjaga hubungan baik dengan klien mereka dan membantu dalam proses negosiasi gaji dan kontrak kerja. Setelah kandidat diterima di posisi yang ditawarkan, headhunter akan terus mengawasi kandidat dan berkomunikasi dengan klien untuk memastikan bahwa transisi kerja dapat berjalan lancar.

Bagaimana Cara Kerja Headhunter?

Ketika menerima sebuah pekerjaan, seorang headhunter dapat melakukan berbagai cara untuk menemukan kandidat yang cocok. Berikut ini adalah beberapa cara kerja headhunter untuk menemukan kandidatnya.

1. Menganalisis Peran yang Dibutuhkan

Untuk memahami apa yang diharapkan dari kandidat, seorang headhunter harus benar-benar memahami apa yang dibutuhkan dan diharapkan oleh perusahaan terhadap kandidatnya. Ini berarti headhunter harus memahami peran itu sendiri dan seluruh rincian mengenai kontrak, perusahaan, budayanya, serta segala aturan dan informasi lainnya. Hanya dengan pemahaman lengkap tentang kebutuhan perusahaan, headhunter dapat melacak dan memikat kandidat terbaik untuk mengisi peran tersebut.

2. Mencari Kandidat Potensial

Berbekal informasi yang sudah didapatkan sebelumnya, selanjutnya seorang headhunter akan mencari kandidat untuk mengisi peran tersebut. Seorang headhunter akan mencari kandidat melalui talent pool miliknya, rujukan, media sosial, hingga melakukan pencarian terhadap orang-orang yang memegang peran yang sama di perusahaan lain.

3. Menyaring Kandidat

Setelah mengumpulkan daftar opsi kandidat yang kira-kira tepat untuk mengisi peran yang dibutuhkan, selanjutnya headhunter akan mempersempit pencarian berdasarkan kualifikasi untuk menemukan kandidat yang paling tepat hingga hanya beberapa saja. Tidak mungkin headhunter langsung memberikan daftar kandidat yang masih puluhan, atau bahkan ratusan, secara langsung kepada perusahaan klien.

4. Menjangkau Kandidat yang Tepat

Dari daftar kandidat yang sudah dipersempit, sekarang headhunter harus menjangkau seluruh kandidat tersebut. Mereka dapat menjangkaunya melalui panggilan dan janji temu untuk wawancara agar dapat lebih mempersempit kandidat yang sudah ada. Selain itu, wawancara tersebut juga berfungsi untuk mengorek informasi mengenai kandidat secara lebih dalam dan mencocokkannya dengan standar dan ekspektasi yang dibutuhkan oleh perusahaan klien.

5. Membuat Daftar Kandidat dan Informasinya

Setelah wawancara dan pemeriksaan latar belakang seluruh kandidat yang potensial, headhunter perlu menyusun daftar kandidat untuk klien. Biasanya, headhunter akan menyusun daftar kandidat yang paling potensial hingga yang paling tidak potensial. Jika perlu, headhunter juga dapat mengatur wawancara dan negosiasi antara kandidat dan perusahaan klien, hingga membantu proses orientasi jika dibutuhkan.

Mengapa Sebuah Bisnis Membutuhkan Headhunter?

Ada beberapa alasan mengapa perusahaan mungkin memutuskan untuk menggunakan jasa headhunter. Berikut ini adalah beberapa alasannya.

1. Menghemat Waktu

Mencari kandidat yang sesuai untuk mengisi posisi tertentu dapat memakan waktu yang sangat lama, terutama jika perusahaan tidak memiliki sumber daya yang tersedia untuk melakukannya. Headhunter dapat membantu menghemat waktu perusahaan dengan mencari kandidat yang sesuai sehingga perusahaan dapat fokus pada operasional bisnisnya.

2. Koneksi

Seorang headhunter biasanya akan memiliki jaringan yang luas di industri tertentu dan mungkin memiliki akses ke kandidat yang tidak tersedia di pasar. Ini bisa sangat bermanfaat bagi perusahaan yang mencari seseorang dengan kemampuan khusus atau yang berada di industri tertentu.

3. Pengetahuan Industri

Seorang headhunter biasanya memiliki pengetahuan tentang tren di pasar tenaga kerja. Jadi, mereka dapat mengetahui siapa saja kandidat potensial yang sedang tersedia. Selain itu, mereka juga dapat memberikan saran kepada perusahaan tentang bagaimana cara terbaik untuk mencari dan merekrut kandidat yang tepat.

4. Sumber Daya

Perusahaan mungkin tidak memiliki sumber daya yang tersedia untuk mengelola proses rekrutmen secara internal. Headhunter dapat membantu perusahaan dengan mengelola proses rekrutmen dari awal hingga akhir, termasuk mengadakan wawancara dan mengambil keputusan akhir tentang kandidat mana yang akan dipekerjakan.

Bagaimana cara memilih headhunter yang bagus?

Ketika perusahaan memilih headhunter untuk membantu mereka dalam mencari dan merekrut kandidat berkualitas, ada beberapa faktor penting yang mereka perhatikan. Berikut adalah beberapa hal yang perusahaan biasanya pertimbangkan saat memilih headhunter:

1. Reputasi dan Keahlian

Perusahaan akan mencari headhunter yang memiliki reputasi baik dan keahlian yang terbukti dalam industri tertentu atau bidang pekerjaan yang relevan. Headhunter dengan track record yang baik memiliki lebih banyak peluang untuk memberikan hasil yang memuaskan.

2. Pemahaman Industri dan Perusahaan

Headhunter yang memahami industri perusahaan dan kebutuhan spesifik mereka memiliki kemampuan untuk mencari kandidat yang lebih sesuai dengan budaya dan persyaratan organisasi.

3. Jaringan dan Akses

Jaringan headhunter merupakan aset berharga dalam menemukan kandidat yang berkualitas. Perusahaan akan memilih headhunter yang memiliki jaringan luas dan akses ke kandidat potensial yang sulit dijangkau secara konvensional.

4. Pendekatan Proaktif

Headhunter yang proaktif dalam mencari kandidat, bukan hanya menunggu kandidat datang kepada mereka, seringkali lebih dihargai. Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mendekati kandidat yang tepat secara aktif dapat menghasilkan rekrutmen yang lebih sukses.

5. Pengertian Kebutuhan Perusahaan

Kemampuan headhunter untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan spesifik perusahaan dalam hal kualifikasi, keterampilan, budaya perusahaan, dan karakteristik lainnya sangat penting. Ini memastikan bahwa kandidat yang diajukan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

6. Transparansi dan Komunikasi

Perusahaan mencari headhunter yang berkomunikasi dengan jujur dan terbuka mengenai proses rekrutmen, status pencarian, serta kandidat yang diidentifikasi. Transparansi ini membangun kepercayaan dan memastikan kolaborasi yang efektif.

7. Hasil yang Terbukti

Headhunter harus dapat menunjukkan rekam jejak hasil yang positif dalam membantu perusahaan merekrut kandidat berkualitas. Referensi dari klien sebelumnya atau saat ini juga dapat memberikan gambaran tentang kualitas kerja mereka.

8. Nilai Tambah dan Wawasan

Headhunter yang dapat memberikan wawasan tambahan tentang tren rekrutmen, kompensasi, dan strategi lainnya dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Kemampuan untuk memberikan saran berdasarkan pemahaman mendalam tentang pasar kerja adalah aset yang berharga.

9. Etika Profesional

Etika profesional yang tinggi sangat penting. Headhunter harus menghormati kerahasiaan informasi perusahaan dan menjalankan praktik yang etis dalam pendekatan dan penilaian terhadap kandidat.

10. Biaya dan Kontrak

Aspek finansial juga penting. Perusahaan akan mempertimbangkan biaya layanan headhunter dan detail kontrak yang termasuk dalam kerjasama mereka.

Memilih headhunter yang tepat adalah langkah penting dalam memastikan bahwa perusahaan dapat merekrut kandidat yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Proses pemilihan harus dilakukan dengan cermat dan berdasarkan pertimbangan yang matang.

Apabila perusahaanmu sedang mencari headhunter, langsung saja gunakan jasa dari RecruitFirst. Kami akan membentuk tim konsultan spesialis untuk mempersiapkan rencana kerja dan mencari kandidat terbaik untuk memenuhi kebutuhanmu hingga melakukan proses orientasi secara digital. Tertarik menggunakan jasa kami? Hubungi kami di sini!

Debby Lim
Author
Debby Lim

As the business leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings over 13 years of industry experience to the team. With a wealth of knowledge across various industries, Debby excels at handling diverse roles and delivering exceptional results.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *