Survei Bank Indonesia pada Desember 2025 menunjukkan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) naik ke level 106,5 dari 103,7 pada bulan sebelumnya. Angka ini menempatkan IKLK di zona optimis, menandakan semakin banyaknya responden yang menilai peluang kerja saat ini lebih tersedia dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan optimisme terlihat di hampir seluruh kelompok pendidikan, dengan lonjakan paling signifikan pada responden berpendidikan pascasarjana. Persepsi positif juga tercatat pada lulusan SMA, diploma, dan sarjana. Akan tetapi, kelompok usia di atas 51 tahun masih cenderung lebih berhati-hati dalam memandang kondisi pasar kerja.
Sementara itu, ekspektasi ketersediaan kerja dalam enam bulan ke depan sedikit menurun, namun tetap berada di zona optimis. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kehati-hatian terhadap prospek jangka menengah, secara umum masyarakat masih memiliki keyakinan terhadap kondisi pasar kerja di awal 2026.